Nasional /

RABU, 02/05/2018 11:20 WIB

JAKARTA, DAKTA.COM – Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap tanggal 2 Mei. Ketua Lembaga Generasi Ena Nurjanah menyoroti masih belum meratanya pendidikan di Indonesia.
Dalam keterangan persnya pada Rabu (2/5), Ena berpendapat hingga hari ini keistimewaan dari peringatan Hardiknas masih kurang dirasakan penduduk negeri ini karena evaluasi dunia pendidikan tidak pernah dilakukan secara menyeluruh, selalu parsial.
“Dunia pendidikan di negeri ini belum dipandang sebagai bagian Maha Penting bagi kemajuan peradaban suatu bangsa. Wajar saja kalau capaian kemajuan dunia pendidikan di negeri kita belum dapat dirasakan oleh seluruh rakyat dari berbagai kalangan,” papar Ena.
Ena menyoroti, masih banyaknya persoalan dunia pendidikan mulai dari sarana dan prasarana sekolah yang selalu jadi persoalan abadi yang tidak pernah selesai.
“Selain itu, persoalan antara guru dan murid menjadi konflik multi kasus, dari relasi yang semakin memburuk karena guru yang semakin tidak berdaya dihadapan murid dengan adanya UU Perlindungan Anak. Hingga relasi yang tak wajar antara guru dan murid yang berdampak kasus amoral,” ungkapnya.
Terlebih lagi, lanjut Ena, intervensi yang terlalu dominan dari para pihak yang punya kepentingan dan punya akses mudah terhadap kebijakan dunia pendidikan, namun minim pemahaman akan dunia pendidikan.
Reporter :Boy Aditya
Editor :Asiyah Afifah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s